Pesona Wisata di Yogyakarta, Indonesia

royal
Posted: 17 Februari 2014
written by: admin

Yogyakarta memang tepat mendapat sebutan sebagai kota pariwisata. Disini terdapat berbagai macam objek wisata mulai dari wisata pendidikan sampai pada wisata alam. Wisata sejarah juga banyak terdapat di Yogyakarta. Tidak salah jika anda memutuskan untuk berwisata di Yogyakarta. Wisata alam mulai dari pantai, gua, pegunungan sampai hutan alam juga ada di Yogyakarta.

Untuk berkunjung ke Yogyakarta hanya diperlukan tidak lebih dari semalam naik kereta api dari Jakarta, Ibu Kota Indonesia. Yogyakarta juga saksi sejarah Bangsa Indonesia. Lahirnya bangsa Indonesia tidak bisa dilepaskan atas peran serta Raja Yogyakarta waktu itu, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Bahkan Yogyakarta pernah dijadikan Ibu Kota Negara Indonesia.

Salah satu wisata yang paling terkenal di Yogyakarta adalah Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat. Kraton merupakan tempat tinggal Sultan sebutan Raja di Yogyakarta beserta keluarganya. Raja yang berkuasa dari Yogyakarta saat ini, Sultan Hamengkubuwono X, memerintah dari istana, atau Kraton, terletak di tengah kota. Kraton berfungsi sebagai pusat agama dan budaya untuk penduduk setempat: prosesi keagamaan angin melalui Kraton ke dekat Masjid Gede Kauman pada hari-hari raya khusus, festival udara terbuka yang diadakan di lapangan AlunAlun Utara di sebelah istana, dan harian pertunjukan budaya dilakukan di Bangsal Sri Manganti dalam Kraton.

Salah satu budaya Kraton yang masih dilestarikan sampai saat ini adalah sekaten yang dilaksanakan setahun sekali dengan puncak acara pembagian gunungan ke masyarakat luas. Sekaten sendiri berasal dari kata Syahdatain atau Dua Kalimat Syahadat yang di dalam ajaran agama Islam berarti meyakini keesaan Allah dan meyakini Muhammad utusan Allah. Sekaten dilakukan dengan membunyikan gamelan alat musik khas Jawa. Pada jaman dahulu sekaten digunakan oleh Wali Songo untuk mengundang masyarakat dan setelah berkumpul diajak masuk Islam. Dengan cara inilah dahulu Wali SOngo yang berjumlah sembilan orang mengislamkan masyarakat Jawa.  Oleh karena itu banyak budaya Jawa yang dibawa setelah memeluk agama Islam.

Selamat berwisata di Yogyakarta. Kapan ke Jogja lagi?

Write a Reply or Comment

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

We accept payment online using a credit card